Pewarna Makanan


Siapa yang tidak mengetahui tentang pewarna makanan, bahan unik yang dapat menghasilkan warna yang menarik dalam penggunaannya.

Sekarang ini hampir semua produk olahan makanan yang dijual-jual di masyarakat umum menggunakan pewarna makanan. Pewarna makanan merupakan senyawa yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan warna tertentu dalam proses penggolahan khususnya pengolahan makanan. Tujuan dari penggunaan pewarna makanan ini adalah untuk memperbaiki penampilan dari suatu produk sehingga konsumen tertarik untuk membelinya.

Penggunaan pewarna dalam suatu makanan sudah semakin meluas dan meningkat, bahkan penggunaan pewarna makanan menjadi suatu hal yang wajib dan sangat wajar dalam pengolahan. Hampir semua makanan yang kita konsumsi pasti mengandung pewarna makanan, baik yang alami maupun sintetis, baik yang diizinkan maupun yang penggunaannya tidak diizinkan.

Sekarang ini pewarna sintetis sangat banyak digunakan. Hal ini dikarenakan pewarna makanan sintetis lebih mudah untuk diaplikasikan dalam penggunaannya. Selain itu, pewarna sintesis ini mudah untuk didapatkan di pasaran dan hargananya juga cukup terjangkau.

Namun dibalik semua itu pewarna makanan sintetis menimbulkan kontrofersi dikalangan masyarakat. Ada yang beranggapan bahwa penggunaan pewarna makanan itu tidak berbahaya bagi tubuh namun adapula yang beranggapan bahwa penggunaan bahan pewarna sintetis dapat mengganggu kesehatan.

Kenyataannya, penggunaan bahan pewarna makanan itu bisa digunakan dalam makanan tetapi yang penggunaannya diizinkan oleh badan terkait seperti BPOM dan sesuai dengan batas yang dianjurkan. Akan tetapi karena bahan pewarna sintatis ini menggunakan zat-zat kimia dalam proses pembuatannya, tidak menutup kemungkinan bahwa pewarna tersebut tidak menimbulkan masalah kesehatan, bahkan pewarna yang diizinkan sekaligus. Bisa saja didalam tubuh seseorang pewarna tersebut mengalami perubahan reaksi yang tidak dikehendaki, hal ini bisa disebabkan karena tingkat penerimaan suatu zat oleh tubuh manusia.

Untuk itu penggunaan pewarna alami untuk bahan makanan sangat dianjurkan, karena terbuat dari bahan alami maka tidak akan berbahaya bagi tubuh sehingga aman untuk digunakan.   Bahan pewarna alami tersebut bersumber dari tumbuh-tumbuhan yang biasa tumbuh disekit kita. Salah satu contoh bahan yang dapat digunakan sebagai pewarna alami adalah kunyit. Kunyit dapat digunakan sebagai pewarna kuning pada makanan, biasanya penggunaanya langgsung ditambahkan kedalam bahan makanan, atau terlebih dahulu dibuat dalam bentuk buduk dan kemudian ditambahkan dalam makanan, selain kunyit terdapat beberapa bahan pewarna alami yang lainnya seperti daun pandan untuk menghasilkan warna hijau, coklat untuk menghasilkan warna coklat, daun jati untuk menghasilkan warna merah, wortel untuk menghasilkan warna oranye, dan masih banyak lagi.

Bahan-bahan alami tersebut memiliki pigmen warna yang khusus, pigmen warna tersebutlah yang menghasilkan warna tersendiri jika ditambahakan kedalam produk yang diolah. Karena merupakan bahan alami, penggunaannya tidak berdasarkan batas yang ditentukan, namun penggunaannya dapat kita sesuaikan sendiri dengan tingkat kesukaan kita. Selain mudah untuk diaplikasikan, murah, juga aman untuk tubuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s